Download Download Jurnal Aquascape

Hunting Kilo 23 Bontang – Samarinda

Minggu 13 November, Sebelumnnya teman-teman Bontang Plants Scaper ingin mengadakan Hunting bersama nah kebetulan Teman yang berinisial Om Chip Memiliki tempat bagus untuk hunting di sekitar kilo 23 Bontang – Samarinda ( dalam pikiran enak ini abis hunting singgah di kilo 24 buat cuci mata hahahahah ), oke malam itu pun kami deal untuk lokasi hunting di tetapkan di kilo 23 dan ternyata ke esokan harinya  peserta yang ikut hanya 5 orang wkwkwkwkwkwk selalu seperti itu maklumlah pekerja keras semua susah untuk membagi waktu kebetulan aja orang-orang yang ini berangkat bener-bener  pengangguran hahahahhaha.

ini dia list yang berangkat:

om Jhon, Alias Abas Sugianto

Om Chip, Alias Papanya Wildan

Om wahyu, Alias Spesialis Motor

Om Selai, alias Spesialis Las Karbit

dan yang terakhir Om Boy Alias Security Simpang 4 Tanjung Laut

Minggu Pagi tepat jam 09.00 dari rumah om Jhon Kami Berangkat menuju lokasi kilo 23, dalam perjalanan sudah menghayal bagaimana indahnya lokasi dari cerita yang kami dapat, disana ada air terjun, goa dan banyak sekali tanaman mos-mos’an belum lagi di kilo 24 nya hemmmm betis-betis indah menunggu, pokoknya top lah tempatnya

Ga terasa hayalan pengangguran buyar  setiba kami sampai di pintu masuk lokasi hunting kami kali ini,

Hunting Bontang Plants Scaper kilo 23
Gambar di atas di ambil pada awal perjalanan setelah pintu masuk kira-kira 5 menit sebelah kanan jalan bisa di lihat kondisi tubuh kami waktu itu masih segar bugar dan dengan tampang yang fress, kami pun melanjutkan perjalanan menuju lokasi,  dalam perjalanan kami hanya mengandalkan gps dan SKSD (Sok Kenal Sok Dekat ) hahahha bener SKSD adalah teknik paling jitu dalam perjalanan ini dimana gps tidak berfungsi lagi dan bertanya sama warga pun wajib hukumnnya,

GPS MATI

dalam perjalanan ada sedikit ke khawatiran dmana kami berlima tidak mengetahui sama sekali lokasi yang kami tuju (seperti beli kucing dalam karung atau raba-raba sedikit ternyata rumput tetangga yang kepegang hahaha ) Dan bener terjadi setelah GPS tak berfungsi SKSD dan Orang kampung pun tak berpengaruh maka jalan satu-satunya adalah Phone A Friend kaya di game Super Milyader hahahahahah, by phone pun di lakukan oleh om Chip kepada kawanya yang sudah pernah ke lokasi dan jawaban pun di dapatkan ( jalannya udah bener lewat kiri kita )
bergaya-dalam-sesat
dan kami pun berangkat dengan mengambil jalur kiri sesuai arahan Phone A Friend ini pose yang paling top pose paling bersih dan memiliki senyum yang sumringah (Derita MenungguMU)

setelah berpose ria kami pun berangkat menuju lokasi hunting dan tidak lupa barang-barang kami kemas lagi dan meneguk segelas kopi biar tambah bertenaga.

menurut by phone tadi lokasi kami tidak jauh lagi sama hal nya ketika kami tadi bertanya dengan orang-orang kampung yang kami singgahi ( Gak Jauh Dek Itu Dekat Lagi Disana) <== jangan penah percaya kalo ada orang kampung mengatakan ini hahahahah). Perjalanan kali ini tidak jauh berbeda dengan perjalanan waktu hunting di kandolo aman dan terkendali jalan bagus seukuran jalan di kampung dan tidak ada firasat yang mengganggu pikiran untuk tidak lanjut, dan SAMPAI SAAT BERTEMU JALAN INI !!!

becek-becek-dah

kwwkwkkwkwkw sepertinya penderitaan kami di mulai dari jalan ini hahahahahah, tapi kami tidak akan menyerah dan putus asa hahahha (mirip lagunya D,Masiv – Jangan Menyerah) terus semangat mengingat cerita nya mantap.

becek-becek-dah2

becek-becek-dah3dalam perjalanan ini memakan banyak waktu dan tenaga sekitar 1 jam setengah kami menempuh jalan seperti ini kadang kering kadang juga lembab kadang juga basah kadang juga becek ( stress melanda ). ada kawan yang berteriak ommmmm ini udah bener gak jalannya hahhahahah bener dah stress melanda kami ber lima termasuk yang pegang phonesel, kali ini kami banyak melakukan Phone A Friend ( padahal jatah phone a friend hanya 3 kali hahahahahahha kadang mengingat ini mau tertawa sendiri) menurut phone a friend jalan kami sudah betul lewatin jembatan lewatin kebun sawit tapi ada yang paling inti yaitu  perbukitan, di katakan dalam phone a friend jika sudah menemukan perbukitan berarti sudah sangat dekat karena mulut goanya ada di bawah bukit itu kami pun semangat mencari bukit yang di maksud ( hedewwww cari bukit kok disini itu di sebelah kilo 24 terhamburrrrr)

Akhirnya kami pun sampai di jembatan yang pernah di katakan teman om chip ( ada jembatan besar dan sungainya lumayan lebar dan banyak semak-semak ), dan kami pun beristirahat sejenak melepas lelah dengan 1 batang rokok bisa mengisi tenaga kami sambil melihat-lihat lokasi, apa ini yang di maksud ya semak-semak perbukitan (ga yakin ini udah dekat bahahahahah )

jembatan-setan2

jembetan-setan

kan coba liat teman yang pake baju bertulisakan COWBOY, itu namannya om chip alias papa wildan ^_^ masi sibuk dengan teman mesranya di hp menanyakan lokasinya, sekitar 20 menit kami istirahat waktunya untuk berangkat lagi ( panjang uiii perjalannya). om chip gmana apa ini lokasinya cletuk sebuah pertanyaan dari om Selai, mau tau apa jawabannya pemirsa ” Sepertinya ini udah dekat ini banyak alang-alang atau semak-semak ” oke kami berangkat menerabas semak-semak yang ada di depan,, bremmm…breemmmm….breemmm….pretttttttttttttttt wkkwkwwk ternyata jalan ini ga bisa di lewatin karena becek-becek gmana gitu banyak sekali tanah liat yang melengket di ban sehingga kami memutuskan untuk trus dengan berjalan kaki karena kami merasa lokasi sudah dekat, hampir setengah jam kami 20 menit kami berjalan menaikin tanjakan yang becek-becek yahui,  tak litu terdengan suara motor tepat di sebelah kiri kami “KAMFREEEETTTTT itu suara motor jangan-jangan di sebelah kita jalan raya lagi cletuk si BOY yang sudah sangat kelelahan ” kami pun bergegas mengecek suara itu dan ternyata ada jalan lain lagi yang lebih bagus yang lebih mulus yang lebihhhhhhh ahh pokok nya lebihhh bagusssss….(KAMFRETTT Ternyata Kami salah ambil jalurrr wkwkkwkwkwkwwkwkkwkwkwwk yang kami ambil ini jalan khusus JIN)

Sesampai di atas (jalan bagus) kami di sajikan pemandangan yang indah semua serba hijau kecuali badan kami yang serba coklat dan kami putuskan untuk istirahat total (merasa udah sesat).waktunya bongkar tas yang isinya hanya mie kaldu, krupuk dan kopi untuk mengisi tenaga lagi dan menghilangkan stressss tinggkat dewa ( mikir motor dibawah gmana nasibnya hahahah )

makan-di-atas-bukit

makan-diatas-bukit2

makan-diatas-bukit3

diliat dari gambar gambar diatas tidak ada kesedihan di rauh wajah kami walapun dalam hati masi bingung ini dmana ya hahahhaha, hanya sekelas makanan mie, tahu, dan krupuk bisa melupakan kelelahan kami dan merefres otak kami menjadi segar seperti waktu pertama kali kami berangkat

di tengah menyantap makanan yang kami bawa  diskusi pun di mulai tentang keberadaan kami ini, kami ini ada dimana, tujuan hunting kami seperti apa dan yang paling inti MOTOR kami yang di tinggal dijembatan gmana nasibnya, tentang keberadaan kami kayannya no sekian yg kami diskusikan sekarang adalah gmana membawa motor yang ada di bawah bisa naik keatas biar pulang nanti enak ga lewat jalan JIN tadi, setelah ngarol ngidul kami sepakat bahu-membahu untuk mengambil motor yang ada di bawah apa pun caranya, kami masing-masing punya tugas yang pertama om Jhon tinggal di atas untuk menjaga perlengkapan sedangkan saya (si Boy), Om chip, Om Selai, dan Om wahyu kebagian mengambil motor, turunlah kami dari atas untuk membawa motor dan mulailah kami satu persatu bahu membahu / dorong mendorong yang penting motor naik ke atas

dorong-motor

hahahahahahahahah udah kaya bajak sawah untung tadi udah masuk Mie insta dan tahu + krupu jadi di kuat-kuatin aja dan yang paling berat itu motor om selai seberat yang punya, dari pertama udah di bilangin jangan bawa motor yamaha vixion itu motor berat kaya gajah, mie instan dan tahu + krupun pun sepertinya udah mulai keluar lewat lobang sana sini hahahah

lelah

tapi alhamdulilah berkat semangat bahu membahu motor pun sampai dengan selamat sampai di atas entah rusak mesinnya atau bodynya pokoknya udah SAMPAI !!!

motor-di-atas-bukit

dua kali di suruh dorong lagi ini motor moh akuu ga tahan nafas udah mau copott semuannya, setibannya kami diatas ternyata om jhon udah ada temannya yaitu warga kampung yang biasa melintas lewat jalan itu menggunakan mobil jap untuk mengambil kayu hasil hutan dan sepertinya mereka asik bercengkrama ga tau dia kami dibawah di temanin malaikat maut hedeww.

lama berbicara dengan warga kampung tadi om jhon mulai nyeletuk, dia bilang begini ” HELM KU MANA” seketika nafas pun kembali dengan sempurna dan mulut pun terbuka lebar dengan suara HAHAHAHAHAHAHAH kami pun menjawab dengan santai “KETINGGALAN DI BAWAH OM” (bruakakakakakakakakak) heeemmm sapa yang mau kebawah lagi ngambil tuh helm biar di kasi rokok 1 slop ogahhh.

dari pembicaraan om jhon tadi kami dapat informasi bahwa jalan menuju lokasi hunting tinggal 5 kilo lagi ( 5 kilonya orang kampung itu kalo orang kota rasakan bisa jadi 10 kilo) dan akses menuju kesana tidak bisa dilewatin di karenakan semalam hujan jadi jalan pun sangat-sangat becek. disini kami mulai bingung trus kami mau kemana, mau pulang nanggu lagian belum dapat apa-apa kecuali jalan JIN doang. ternyata tadi om jhon di beritahukan bahwa sekitar 1 kilo ke depan ada goa dan aliran air dari informasi itu mulailah kami nekat lagi untuk mencari goa dan aliran air itu walaupun tujuan awalnya berbelok tp ndak apa-apa yang penting bisa mandi ( udah kepanasan, bau keringat, intinya dapat air langsung nyeburrr )

ga lama kami berjalan sambil ngeluarin jurus SKSD akhirnya kami temukan juga tuh lokasi second walaupun ga semanis waktu menyusun ide untuk hunting di kilo 23

lokasi hunting bontang plants scapers

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers4(Cuman Goa ini aja yang kami dapat ( ini bukan goa tapi rumah tikus hahaha)

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers3

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers2

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers

kayu-ulin

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers5

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers6

lokasi-hunting-bontang-plants-scapers7

ini lokasi yang tidak di sangka-sangka atau tidak ada dalam konsep waktu pertama kali kami ingin hunting, tapi apalah daya udah di takdirkan menuju kemari dan alhamdulilah semua penat, lelah, dan emosi  di perjalanan semua hilang tanpa bekas dan jejak berkat air yang ada di lokasi ini dingin dan sejuk, itu semua terlihat dari raut wajah teman-teman memancarkan sinar seperti malaikat senyum manis tipis-tipis.

Lokasi ini tidak jauh dari peristirahata di atas bukit tadi kira-kira jaraknya 1 kilo meter yang penting ketika udah jalan dari atas bukit belok ke kanan aja truss ( jalar menyesatkan hahahahha )

waktunya kami beres-beres dan bersiap pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 4 sore dan yang terpenting kami tidak lagi melewatin jalan JIN itu ( biarlah Helm om Jhon lenyap di telan oleh semak belukar) dan biarlah jejak ban motor kami hilang di telan hujan
next time kami akan hunting lagi sesuai tujuan awal yaitu goa sepeti yang di ceritakan di awal sebelum hunting ini

Terima kasih buat teman-teman Bontang Plants Scaper yang sudah memberikan waktunya untuk berbagi rasa bersama dan tidak lupa juga kami ucapan banyak-banyak terima kasih kepada teman atau sahabat dari om Chip yang selama dalam perjalanan menjadi Phone a Friend sehingga kami mendapatkan pengalaman cukup indah dari hunting kali ini

HORMAT KAMI BONTANG PLANTS SCAPER

NB:
– ternyata jalan yang tidak sengaja kami temukan hanya memakan waktu 1 jam dari lokasi sampai dengan plang selamat datang di Bontang
– Jangan naik Motor gede kalo kesana susah dorongnya
– lihat kondisi cuaca jika ingin ke goa apabila hujan turun lebih baik batalkan saja daripada nanti di pertengahan jalan tidak bisa keluar
– Jangan sekali-sekali berbelok dari kilo 23 ke kilo 24 bahaya menanti kalian disana

Silahkan Shared Artikel Ini ^_^

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *